Lewati ke konten

Mencatat pengamatan dan foto bukti

Pengamatan mencatat kondisi tanaman apa adanya, misalnya warna daun, tinggi tanaman, atau serangan hama. Pengamatan terpisah dari penilaian SOP: SiPacul tidak menilai, tidak mendiagnosis, dan tidak mengubah satuan secara otomatis. Foto bisa dilampirkan sebagai bukti privat yang hanya terlihat oleh anggota organisasi.

Contoh pengamatan: “Warna daun, nilai 3 skor, metode Bagan warna daun, 10 sampel, daun bawah sedikit menguning setelah kocor.”

Peran Akses
Pemilik, Admin, Operator, Agronom Bisa mencatat dan mengoreksi pengamatan serta menambah foto
Petugas lapangan Bisa, hanya untuk siklus di lahan pengawasannya
Keuangan Hanya melihat pengamatan dan foto
  • Aktivitas yang diamati sudah ada. Pengamatan selalu menempel pada satu aktivitas, misalnya AKT-005.
  • Foto dalam format JPG atau PNG, paling besar 10 MB.
  1. Buka Lembar kerja aktivitas yang diamati, lalu buka baris Pengamatan & foto. Untuk aktivitas Berjalan, baris ini sudah terbuka.

  2. Klik Catat pengamatan. Dialog Catat pengamatan terbuka.

  3. Isi isian yang diperlukan:

    • Jenis pengamatan (wajib): apa yang diamati, misalnya “Warna daun” atau “Serangan ulat”.
    • Waktu pengamatan (wajib): tanggal dan jam saat tanaman diamati, memakai zona waktu perangkat Anda.
    • Nilai dan Satuan: misalnya 3 dan skor, atau 45 dan cm. Satuan wajib bila Nilai diisi.
    • Metode: cara mengamati, misalnya “Bagan warna daun” atau “diukur 10 tanaman acak”.
    • Jumlah sampel: berapa tanaman yang diamati, misalnya 10.
    • Temuan hama/penyakit atau catatan: apa yang ditemukan di lapangan.
    • Tanggal pemeriksaan ulang: kapan sebaiknya diamati lagi. Tanggal ini hanya catatan; SiPacul tidak membuat tugas atau pengingat.
  4. Klik Simpan pengamatan.

Hasil yang diharapkan: pengamatan tersimpan

Section titled “Hasil yang diharapkan: pengamatan tersimpan”
  • Kartu pengamatan baru tampil dengan judul jenis pengamatannya.
  • Kartu menampilkan Diamati (waktu pengamatan, misalnya “4 Okt 2026, 07.30”), Nilai, Metode, Sampel, Temuan dan catatan, dan Pemeriksaan ulang.
  • Di bawahnya tercatat siapa yang mencatat dan kapan, misalnya “Dicatat Rina (contoh) · 4 Okt 2026, 16.05”. Bila nama anggota belum termuat, tertulis “Anggota tim”. Waktu pengamatan dan waktu pencatatan bisa berbeda, misalnya bila Anda mengamati pagi hari tetapi mencatat sore hari.
  • Saat baris ditutup, ringkasannya tertulis, misalnya, “1 pengamatan · terakhir 04 Okt 2026”.

Foto ditambahkan setelah pengamatan tersimpan. Pengamatan tetap sah tanpa foto.

  1. Pada kartu pengamatan, di bagian Foto (0 dari 5), klik Tambah foto. Dialog Tambah foto terbuka. Nama aktivitas dan jenis pengamatannya tertulis di kotak di bawah judul.
  2. Di Foto JPG atau PNG, klik tombol pemilih berkas, lalu pilih foto. Tulisan tombol ini mengikuti bahasa peramban, misalnya “Choose File” atau “Pilih File”. Setelah dipilih, pratinjau foto tampil di dialog.
  3. Isi Keterangan foto, misalnya “Daun bawah bedengan 2”. Maksimal 500 karakter.
  4. Klik Simpan foto.

Batas foto:

  • Format JPG atau PNG, paling besar 10 MB dan 20 megapiksel.
  • Paling banyak 5 foto untuk satu pengamatan, dihitung dari semua versinya. Setelah 5 foto, tombol Tambah foto tidak tampil lagi.
  • Data lokasi di dalam foto dibersihkan sebelum disimpan. Foto tidak punya tautan publik.

Hitungan foto bertambah, misalnya Foto (1 dari 5). Setiap foto menampilkan keterangan, ukuran berkas (misalnya “850 KB”), dan siapa yang mengunggahnya. Klik Lihat foto untuk menampilkannya.

Pengamatan yang salah tidak dihapus, tetapi dikoreksi. Versi lama tetap tersimpan sebagai riwayat.

  1. Pada kartu pengamatan, klik Koreksi. Dialog Koreksi pengamatan terbuka dengan isian versi terakhir.
  2. Perbaiki isian yang salah.
  3. Isi Alasan koreksi (wajib), misalnya “Jumlah sampel seharusnya 12”.
  4. Klik Simpan pengamatan.

Kartu menampilkan label Dikoreksi dan Alasan koreksi. Versi sebelumnya bisa dibaca di Riwayat pengamatan (2 versi). Foto yang sudah diunggah tetap menempel pada pengamatan itu.

Bila pengamatan menunjukkan masalah yang perlu dikerjakan ulang, klik Buat tindak lanjut pada kartunya. SiPacul membuat aktivitas baru yang tertaut ke pengamatan itu. Panduan tindak lanjut menyusul.

Yang terlihat Artinya Yang perlu dilakukan
“Periksa waktu, jenis pengamatan, nilai dan satuan, jumlah sampel, serta alasan koreksi. Nilai ditulis sebagai angka, misalnya 12,5.” Ada isian wajib yang kosong atau angka yang tidak sah Periksa Jenis pengamatan, Waktu pengamatan, dan Satuan bila Nilai diisi. Tulis Nilai tanpa titik ribuan
Nilai tersimpan jauh lebih kecil, misalnya 1,5 padahal maksudnya 1.500 Titik di isian Nilai dibaca sebagai desimal Klik Koreksi, tulis 1500, lalu isi alasan koreksi
“Pilih satu foto JPG atau PNG.” Belum ada foto yang dipilih Pilih satu foto berformat JPG atau PNG
“Foto harus JPG atau PNG, paling besar 10 MB.” Berkas bukan JPG/PNG atau terlalu besar Kecilkan foto atau ambil ulang dengan resolusi lebih rendah
“Keterangan maksimal 500 karakter.” Keterangan foto terlalu panjang Persingkat keterangan
Menambah foto gagal Pengamatan sudah tersimpan, hanya fotonya yang gagal Tambah ulang pada pengamatan yang sama. Jangan membuat pengamatan baru
“Koneksi terputus saat menyimpan, jadi belum pasti tersimpan. Cek dulu sebelum menyimpan lagi.” Koneksi terputus saat menyimpan pengamatan atau foto Klik Cek apakah sudah tersimpan, periksa hitungan foto atau kartu pengamatan, lalu tutup dengan Batal dan Lepaskan isian sebelum mengulang
Tombol Tambah foto tidak tampil Sudah ada 5 foto, atau akun Anda hanya bisa melihat Batas 5 foto per pengamatan tidak bisa ditambah
“Anda belum punya akses ke foto ini, atau sesi sudah berakhir.” Sesi masuk Anda sudah berakhir atau akses berubah Masuk lagi ke SiPacul, lalu buka ulang foto
“Foto belum bisa dimuat.” Foto gagal ditampilkan Klik Coba lagi. Foto tetap tersimpan